Wabup Rohil Bakal Desak Perbaikan Jalan Lintas Sinaboi–Bagansiapiapi yang Rusak Parah

DAERAH, Kabupaten Rohil1746 Dilihat

Rokan Hilir – (suarapesisirrokan.com) Kondisi Jalan Lintas Sinaboi – Bagansiapiapi kembali menjadi sorotan tajam setelah kerusakannya yang kian memburuk menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Puncaknya terjadi pada Selasa malam (9/12/2025) ketika sebuah ambulans yang membawa pasien darurat terpaksa terhenti di tengah jalan akibat kubangan dalam yang menutup akses. Peristiwa itu menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan warga maupun pemerintah daerah.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua truk sawit dalam posisi miring, terjebak di lubang besar yang dipenuhi lumpur. Kehadiran kendaraan bermuatan berat tersebut menutup total jalur sehingga ambulans tidak dapat bergerak maju. Lampu rotator yang terus menyala di gelapnya malam menjadi simbol betapa kritisnya situasi saat itu.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, memastikan pihaknya segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan akan mendorong percepatan perbaikan jalan dengan berkoordinasi langsung bersama Dinas PUPR dan pihak terkait lainnya.

“Kita tidak bisa membiarkan situasi ini berulang. Jalan ini adalah urat nadi masyarakat Sinaboi. Ketika ambulans pun tak mampu lewat, itu artinya perbaikan harus menjadi prioritas utama,” tegas Wabup Jhony Charles, BBA. MBA kepada wartawan.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa upaya penanganan telah diinisiasi, termasuk melibatkan para toke sawit untuk ikut bertanggung jawab atas kerusakan yang semakin parah akibat kendaraan bermuatan di atas tonase.

“Iya, nanti saya kawal. Saya akan desak lagi. Kemarin juga sudah saya minta toke–toke pembeli sawit agar ikut berpartisipasi, karena kerusakan ini juga dipicu oleh muatan berat yang melampaui kapasitas,” ungkapnya.

Sementara itu, warga di sekitar lokasi berharap pemerintah tidak lagi menunda. Mereka menilai kerusakan jalan telah berada pada titik kritis, bukan hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan nyawa.

“Kalau ambulans saja terhenti, bagaimana nasib warga lain yang membutuhkan penanganan cepat?” ungkap seorang warga dengan nada penuh kecewa.

Masyarakat juga mendesak pemerintah provinsi agar turut campur tangan, mengingat ruas tersebut merupakan jalur penghubung vital antara kawasan pesisir Sinaboi dan pusat pemerintahan di Bagansiapiapi.

Hingga kini, warga masih menantikan langkah nyata dari pemerintah. Mereka berharap komitmen Wakil Bupati benar-benar menghadirkan solusi sehingga tragedi keterlambatan ambulans tidak kembali terulang. Jalan Lintas Sinaboi–Bagansiapiapi bukan sekadar akses transportasi akan tetapi denyut kehidupan bagi ribuan masyarakat pesisir. (Riki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *