Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rohil Gelar Rapat Pengelolaan Arsip Statis, Fokus pada Sejarah dan Perjalanan Panjang Pembentukan Kabupaten

DAERAH, Kabupaten Rohil2233 Dilihat

Rokan Hilir – (suarapesisirrokan.com) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat penting terkait akuisisi, pengolahan, preservasi, dan akses arsip statis di lingkungan pemerintah daerah, Jumat (31/10/2025), bertempat di aula kantor Dispersib Rohil, kawasan Batu Enam, Bagansiapiapi.

Rapat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rohil, Budi Mulia, SE, M.Si, dan dihadiri oleh Ketua Forum Pendiri Kabupaten Rokan Hilir, H.Azhar Ahmad, SE.MSi, Wakil Ketua H. Wazirwan Yunus, serta tokoh-tokoh pendiri lainnya seperti Ir.H.Syaiful Anwar, dan Hj Sariana,S pd dan Ibu H.Ridawati SH, MH, Turut hadir pula perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabid Penyelenggara Kearsipan Ibu Yusma, serta para ASN dan P3K di lingkungan Dispersib Rohil.

Dalam sambutannya, Kadispersib Rohil Budi Mulia menjelaskan bahwa akuisisi arsip statis merupakan proses perolehan arsip dari pencipta arsip, baik instansi pemerintah maupun lembaga swasta, ke lembaga kearsipan melalui penyerahan, hibah, atau akuisisi langsung setelah arsip dinilai memiliki nilai guna sejarah.

“Setelah arsip diperoleh, dilakukan pengolahan agar arsip dapat diatur, dideskripsikan, dan mudah diakses. Kegiatan ini mencakup penataan fisik, pembuatan daftar arsip, penyusunan sistem klasifikasi, serta penomoran,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya tahap preservasi arsip statis, baik secara fisik maupun digital, melalui perawatan, konservasi, restorasi, dan digitalisasi agar arsip tetap utuh dan dapat diakses di masa depan. Tahap akhir dari siklus ini adalah memberikan akses kepada publik melalui layanan referensi dan penelusuran arsip sesuai ketentuan yang berlaku.

Budi Mulia menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya menyusun dan menyempurnakan kembali arsip sejarah pembentukan Kabupaten Rokan Hilir sejak awal. Ia berharap seluruh OPD dapat berkontribusi aktif dalam menyampaikan data sejarah kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Forum Pendiri Kabupaten Rokan Hilir, Azhar, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengapresiasi langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rohil dalam menelusuri dan mendata kembali sejarah terbentuknya kabupaten serta perjalanan panjang penetapan ibu kota Rokan Hilir.

“Ini adalah langkah penting untuk menjaga warisan sejarah daerah dan memperkuat identitas masyarakat Rokan Hilir,” ujarnya.

Sejumlah OPD yang mengikuti kegiatan ini antara lain, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Bidang Kebudayaan), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kepenghuluan, Badan Kepegawaian dan Pengelola SDM, Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (Bidang Aset), Bagian Tata Pemerintahan, Hukum, dan Kerja Sama Sekretariat Daerah.

Rapat ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat pengelolaan arsip statis sebagai bagian dari pelestarian sejarah dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Sumber : Diskominfotiks Rohil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *