Rokan Hilir – (suarapesisirrokan.com) Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) menggelar kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Halaman Kantor BPKAD Rohil, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, Sekda Rohil Fauzi Efrizal, Wakil Ketua DPRD Rohil Imam Suroso, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Asisten, Staf Ahli, serta Upika Kecamatan Bangko. Turut hadir tokoh lintas agama, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta pimpinan pondok pesantren.
Pada pergantian tahun kali ini, Pemkab Rohil mengusung tema: “Tahun 2026 M/1447 H, Momentum Pembaharuan Diri dan Spirit Kesederhanaan Menuju Perubahan.”
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Rohil, Firdaus, S.Ag., yang mewakili tokoh lintas agama Kabupaten Rokan Hilir, membacakan pernyataan sikap bersama. Ada tiga poin utama yang disampaikan yaitu :
1. Menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
2. Mendukung penuh himbauan Bupati Rohil agar masyarakat merayakan tahun baru secara tidak berlebihan. FKUB mengajak warga untuk memperbanyak doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Rokan Hilir dan Indonesia senantiasa maju, jaya, sejahtera, serta dijauhkan dari marabahaya.
3. Mendukung sepenuhnya langkah Pemkab Rohil dalam memajukan daerah menuju Rokan Hilir yang “Bertuah” (Beriman, Tumbuh, dan Bermarwah).
Pernyataan sikap ini didukung oleh perwakilan tokoh agama yakni: Pendeta Gowasa (Kristen), Penetua Maju Nababan (Katolik), Pendita/Romo A Huat (Budha), Pinandita Kuat (Hindu), Upasika Lilis (Konghucu), dan Firdaus, S.Ag (Islam).
Dalam sambutannya, Bupati H. Bistamam menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Provinsi Riau agar seluruh daerah mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan religius dan bermanfaat.
“Doa bersama ini adalah bentuk permohonan kita kepada Allah SWT agar Rokan Hilir dan Provinsi Riau pada umumnya tetap aman, tentram, dan dijauhkan dari segala musibah,” ujar H. Bistamam.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Rohil atas kepedulian sosialnya. “Alhamdulillah, bantuan dari warga Rohil untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah sampai di lokasi. Terima kasih atas kedermawanan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Terkait ketertiban umum, Bupati melarang keras penggunaan kembang api atau petasan yang dapat mengganggu kenyamanan. Ia mengajak warga menyongsong tahun 2026 dengan semangat kerja keras sesuai visi daerah 2025-2030.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai wahana membangun semangat baru menuju perubahan yang lebih baik, demi mewujudkan Rokan Hilir yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, Beriman, dan Berbudaya,” tegas Bupati.
Acara kemudian ditutup dengan tausiyah agama dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Dedi Safri, S.Ag. Ribuan peserta yang terdiri dari ASN, masyarakat umum, serta santri dari berbagai pondok pesantren mengikuti prosesi doa dengan penuh kekhusyukan hingga akhir acara.














