Satpol PP Rohil Tertibkan PKL di Atas Drainase Pasar Bintang, Tindakan Tegas Setelah Sosialisasi

DAERAH, Kabupaten Rohil1942 Dilihat

Rokan Hilir – (suarapesisirrokan.cam) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas saluran drainase di area Pasar Bintang, Sabtu (1/11/2025). Penertiban ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi vital drainase dan memastikan ketertiban umum di kawasan pasar.

Kepala Satpol PP Rohil, Acil Rustianto, menyatakan bahwa tindakan pembongkaran lapak PKL ini telah melalui proses peringatan. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi intensif dan memberikan teguran lisan kepada para pedagang agar secara sukarela membongkar lapak mereka yang melanggar aturan tata ruang.

“Kami sudah memberikan waktu dan sosialisasi yang cukup. Fungsi utama drainase adalah untuk saluran air, bukan tempat berjualan. Lapak-lapak yang berdiri di atasnya jelas menghambat aliran air dan menyebabkan masalah lingkungan, termasuk potensi banjir,” ujar Acil Rustianto.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Kadisperindagsar) Rohil, Muhamad Fauzi, turut memberikan apresiasi atas tindakan tegas yang dilakukan oleh Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah.

Proses penertiban secara keseluruhan berjalan lancar dan kondusif. Pemerintah daerah berharap para pedagang dapat memahami kebijakan ini dan bersedia pindah ke lokasi berjualan yang telah disediakan atau tidak melanggar ketentuan tata ruang kota yang berlaku. “Tegas Fauzi,”

Dalam operasi penertiban tersebut, petugas Satpol PP membongkar paksa beberapa lapak semi-permanen yang didirikan di atas saluran air. Sejumlah barang dagangan milik PKL juga sempat diamankan untuk proses pendataan lebih lanjut sebelum dikembalikan kepada pemiliknya.

Penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil untuk menata kawasan Pasar Bintang agar lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus mencegah potensi banjir akibat drainase yang tersumbat oleh aktivitas perdagangan ilegal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *